Pemanfaatan Limbah Plastik melalui Project Based Learning dalam Menumbuhkan Kreativitas dan Kepedulian Lingkungan Siswa Sekolah Dasar
Keywords:
Project Based LearningAbstract
Permasalahan sampah plastik merupakan salah satu isu lingkungan yang paling mendesak di tingkat global. Plastik menjadi ancaman serius bagi ekosistem darat maupun perairan karena sifatnya yang sulit terurai secara alami dan dapat bertahan hingga ratusan tahun. Keberadaan limbah plastik yang terus meningkat menyebabkan pencemaran tanah, sungai, dan laut serta mengganggu keseimbangan ekosistem. Bahkan, partikel mikroplastik yang dihasilkan dari proses pelapukan plastik telah ditemukan pada berbagai sumber air dan rantai makanan manusia. Kondisi ini menunjukkan bahwa permasalahan limbah plastik bukan hanya berkaitan dengan kebersihan lingkungan, tetapi juga berdampak terhadap kesehatan dan keberlanjutan kehidupan manusia di masa mendatang
Downloads
References
Afendiyanto, A. (2015). Pemanfaatan limbah plastik pada pembelajaran seni budaya siswa kelas XII IPA 2 di SMAN 03 Bangkalan. Jurnal Pendidikan Seni Rupa, 3(2), 45–52.
Arikunto, S. (2019). Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta.
Creswell, J. W. (2018). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches (5th ed.). Sage Publications.
Daryanto, & Karim, S. (2017). Pembelajaran Abad 21. Yogyakarta: Gava Media.
Fathurrohman, M. (2016). Model-Model Pembelajaran Inovatif. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media.
Goodman, B., & Stivers, J. (2010). Project-Based Learning. Educational Psychology Journal, 12(1), 15–22.
Hasanah, U. (2020). Pengembangan kreativitas siswa melalui pembelajaran berbasis proyek pada sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar Nusantara, 6(1), 45–56.
Huda, M. (2018). Model-Model Pengajaran dan Pembelajaran. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Johnson, E. B. (2007). Contextual Teaching and Learning: Menjadikan Kegiatan Belajar Mengajar Mengasyikkan dan Bermakna. Bandung: Mizan Learning Center.
Kemdikbud. (2022). Panduan Penguatan Profil Pelajar Pancasila. Jakarta: Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.
Manan, M., dkk. (2023). Pemanfaatan limbah plastik untuk meningkatkan kreativitas siswa di sekolah dasar. Journal of Human and Education (JAHE), 3(3), 406–412. https://doi.org/10.31004/jh.v3i3.384
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook (3rd ed.). Sage Publications.
Mulyasa, E. (2021). Menjadi Guru Penggerak Merdeka Belajar. Jakarta: Bumi Aksara.
Prastowo, A. (2019). Analisis Pembelajaran Tematik Terpadu. Jakarta: Kencana.
Rahmawati, Y., & Kurniawan, D. (2021). Project Based Learning dalam meningkatkan kreativitas dan kolaborasi siswa sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia, 6(2), 120–128.
Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: Alfabeta.
Suryani, N., & Agung, L. (2018). Strategi Belajar Mengajar. Yogyakarta: Ombak.
Thushari, G. G. N., & Senevirathna, J. D. M. (2020). Plastic pollution in the marine environment. Heliyon, 6(8), e04709. https://doi.org/10.1016/j.heliyon.2020.e04709
Trianto. (2017). Model Pembelajaran Terpadu. Jakarta: Bumi Aksara.
Wena, M. (2016). Strategi Pembelajaran Inovatif Kontemporer. Jakarta: Bumi Aksara.
Wihardjo, R. S., dkk. (2021). Implementasi Project Based Learning dalam meningkatkan kreativitas siswa sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar, 12(1), 15–24.
Yaumi, M. (2018). Media dan Teknologi Pembelajaran. Jakarta: Prenadamedia Group.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Luluk Trisnawati, Hurriyatur Rosyidah, Fitri Andriana, Novita Wahyu Styorini (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
